Kamis, 22 September 2011

Soal Latihan Bab 2

Kelas : VII Bab II
Ilmu Pengetahuan Sosial

1.      Suatu pembabakan dalam periode sejarah yang berlangsung cukup lama disebut....
2.      Zaman  Paleolitikum disebut juga zaman ....
3.      Kehidupan berpindah-pindah pada zaman prasejarah disebut ...
4.      Kehidupan yang hanya tergantung oleh ketersedian alam disebut ....
5.      Arkeolog  yang menemukan Meganthropus Palaeojavanicus adalah ....
6.      Meganthropus Palaeojavanicus ditemukan di Desa sangiran pada tahun ....
7.      Pithecanthropus Robustus ditemukan tahun 1936 di lembah ....
8.      Arkeolog yang menemukan Pithecanthropus Erectus tahun 1890 adalah ...
9.      Suku asli bangsa Australia adalah ....
10.  Zaman batu tengah disebut juga zaman ....
11.  Hasil kebudayaan kapak penetak disebut juga ....
12.  Goa tempat ditemukan gambar babi hutan di Sulawesi selatan adalah ...
13.  Kehidupan yang sudah menghasilkan dan tidak tergantung alam disebut ....
14.  Suku-suku di Indonesia adalah cermin prototipe manusia proto ....
15.  Tiang atau tugu penghormatan pada nenek moyang pada zaman batu besar disebut ...
16.  Tempat memberikan sesajen pada zaman batu besar disebut ...
17.  Zaman di mana manusia sudah peralatan dari logam disebut zaman....
18.  Salah satu nama arkeolog Indonesia adalah ...
19.  Zaman es disebut juga zaman ....
20. Kepercayaan pada pada roh nenek moyang dan benda-benda disebut ....

Rabu, 14 September 2011

GUNUNG API

     TIPE-TIPE GUNUNG MENURUT BENTUKNYA

Gunung api dapat didefinisikan sebagai suatu sistem saluran fluida panas (batuan dalam wujud cair atau lava) yang memanjang dari kedalaman sekitar 10 km di bawah permukaan bumi sampai ke permukaan bumi, termasuk endapan hasil akumulasi material yang dikeluarkan pada saat dia meletus.

Tipe-tipe gunung api berdasarkan bentuknya (morfologi):
1.   Stratovolcano, Tersusun dari batuan hasil letusan dengan tipe letusan berubah-ubah sehingga dapat menghasilkan susunan yang berlapis-lapis dari beberapa jenis batuan, sehingga membentuk suatu kerucut besar (raksasa), terkadang bentuknya tidak beraturan, karena letusan terjadi sudah beberapa ratus kali. Gunung Merapi merupakan jenis ini.
2.  Perisai, Tersusun dari batuan aliran lava yang pada saat diendapkan masih cair, sehingga tidak sempat membentuk suatu kerucut yang tinggi (curam), bentuknya akan berlereng landai, dan susunannya terdiri dari batuan yang bersifat basaltik. Contoh bentuk gunung berapi ini terdapat di kepulauan Hawai.
3.   Cinder Cone, Merupakan gunung berapi yang abu dan pecahan kecil batuan vulkanik menyebar di sekeliling gunung. Sebagian besar gunung jenis ini membentuk mangkuk di puncaknya. Jarang yang tingginya di atas 500 meter dari tanah di sekitarnya.
4.    Kaldera, Gunung berapi jenis ini terbentuk dari ledakan yang sangat kuat yang melempar ujung atas gunung sehingga membentuk cekungan. Gunung Bromo merupakan jenis ini.
1.   Tipe A : Gunung berapi yang pernah mengalami erupsi magmatik sekurang-kurangnya satu kali sesudah tahun 1600.
2.  Tipe B : Gunung berapi yang sesudah tahun 1600 belum lagi mengadakan erupsi magmatik, namun masih memperlihatkan gejala kegiatan seperti kegiatan solfatara.
3.  Tipe C : Gunung berapi yang erupsinya tidak diketahui dalam sejarah manusia, namun masih terdapat tanda-tanda kegiatan masa lampau berupa lapangan solfatara/fumarola pada tingkah lemah.